Pages

Friday, November 30, 2018

Sekjen PSI Sebut Soeharto sebagai Simbol KKN

Liputan6.com, Jakarta Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni tidak yakin dengan komitmen pemberantasan korupsi capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Karena Prabowo tak bisa dipisahkan dari rezim Orde Baru karena sebagai menantu dan orang kepercayaan Soeharto.

Bahkan, Antoni tak segan menyebut Presiden kedua RI itu sebagai simbol korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Indikatornya adalah aktivis menurunkan dia karena praktik KKN oleh Soeharto dan kroninya pada zaman itu.

"98 kita turun ke jalan menurunkan rezim Soeharto dengan tiga alasan itu KKN Korupsi Kolusi Nepotisme, dan ini secara politik terang benderang bahwa simbol KKN itu Pak Harto. Dan Pak Prabowo ada di sana mempertahankan Pak Harto," ujar Antoni di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (30/11).

Hal itu menanggapi pernyataan Prabowo soal korupsi di Indonesia ibarat kanker stadium empat. Prabowo sampaikan itu dalam forum 'The World in 2019 Gala Dinner' yang diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (27/11).

Antoni menjelaskan secara legal formal proses hukum memang masih belum inkrah. Namun, secara politik menurutnya sangat jelas para mahasiswa dan aktivis saat itu menurunkan Soeharto karena alasan korupsi. Antoni menjamin itu karena sebagai salah satu orang yang turun menurunkan Soeharto.

"Apakah kita akan mengakui KKN itu bener? Atau kemudian mengecam orang yang menurunkan pak Harto dengan itu. Itu fakta politik baca saja koran zaman itu aksi mahasiswa video segala macem. Termasuk Pak Amien Rais," kata Antoni.

Antoni pun tidak takut apabila keluarga Soeharto atau Partai Berkarya yang meneruskan trah Cendana, melaporkan dirinya atas pernyataan ini. Seperti Wasekjen PDI Perjuangan Ahmad Basarah yang diancam dilaporkan karena menyebut Soeharto guru korupsi.

"Tidak apa-apa kan bener secara logika politik," sebutnya.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada di samping buat lanjutin baca berita nya https://ift.tt/2BIgCGJ

Potret Mak Tumi, Jual Sapu Lidi Demi Bertahan Hidup

Tulunggagung - Mak Tumi merupakan potret warga Indonesia yang belum mendapatkan makna kemerdekaan dan kesejahteraan. Perempuan tua warga Dusun Punggungpucang, Desa Pucanglaban, Tulungagung perlu susah payah demi bisa bertahan hidup.

Namun meski lahir dengan kondisi fisik kurang normal, tak membuat pasrah dan menunggu iba orang lain.

Dirinya yang tinggal sendirian di rumah reot dan hanya mengandalkan tenaga surya untuk penerangan setiap hari, harus menjual sapu untuk mendapatkan penghasilan.

"Rumah Mak Tumi belum layak, untuk penerangan terkadang gelap sebab panel tenaga surya tidak cukup untuk suplai energi, " terang Ketua DKR Jawa Timur Arif Witanto seperti dikutip laman Jawapos.com, Jumat (30/11/2018).

Untuk menuju rumah Mak Tumi ini, akses jalan masih berupa tanah. Jika hujan tentu akan becek dan licin.

Langkah Tumi menyambung hidup, hanya bisa menjual sapu lidi. Harga sapu lidi satu ikat Rp 2.500.

"Ini sapu lidi menumpuk, sebab belum diambil pengepul, belum laku" ungkap Mak Tumi.

Baca juga berita Jawapos.com lainnya di sini.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Perjuangan seorang bocah saat salat ini bisa menjadi pukulan telak bagi kita yang masih malas menunaikan ibadah. Meski fisiknya tak sempurna, bocah ini begitu bersemangat menjalankan salat.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada di samping buat lanjutin baca berita nya https://ift.tt/2Q9aEaQ