Liputan6.com, Jakarta - PT Reska Multi Usaha atau disebut Reska kembali membuka lowongan kerja terbaru. Lowongan kerja ini diperuntukkan bagi lulusan SLTP hingga S1.
Sekadar informasi, Reska Multi Usaha atau disebut Reska merupakan anak perusahaan PT KAI yang berdiri pada tahun 2003 serta mengelola KRL Jabodetabek dan sekitarnya.
Reska membuka kesempatan untuk posisi pekerja lepas (freelance) selama periode Natal dan Tahun Baru. Posisi tersebut antara lain Train Attendant, juru masak, kru Food Platting/Packaging dan lain-lain.
Artikel mengenai lowongan kerja di anak usaha PT KAI ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artilel lain yang layak untuk disimak.
Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Minggu 1 Desember 2019:
2 dari 5 halaman
1. Anak Usaha KAI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SLTP hingga S1, Minat?
Ilustrasi – kereta api melintas di wilayah Daop 5 Purwokerto. (Foto: Liputan6.com/KAI Daop 5 PWT/Muhamad Ridlo)
Bagi Anda lulusan SLTP, SMA/SMK sederajat, D3, atau S1 yang lagi cari kerja, ada kabar baik buat kalian. Salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), yaitu PT Reska Multi Usaha atau disebut Reska kembali membuka lowongan kerja terbaru.
Kali ini, Reska Multi Usaha membuka lowongan kerja untuk freelance Natal dan Tahun Baru 2020 dengan menyediakan lima posisi sekaligus. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 1 dan 15 Desember 2019.
Sekadar informasi, Reska Multi Usaha atau disebut Reska merupakan anak perusahaan PT KAI yang berdiri pada tahun 2003 serta mengelola KRL Jabodetabek dan sekitarnya.
3. Harga Emas Melonjak Menanti Perkembangan Negosasi Perang Dagang
Ilustrasi emas batangan. (Sumber Twitter/@allthingsbus)
Harga emas bergerak naik pada perdagangan Jumat (Sabtu waktu Jakarta), ditengah penantian pasar menunggu perkembangan lebih lanjut negosiasi perdagangan AS-China akan dilanjutkan setelah Beijing mengatakan akan mengambil tindakan balasan terhadap Washington.
Hal ini dipicu oleh mengesahkan undang-undang dalam mendukung para demonstran Hong Kong. Namun demikian, harga emas saat ini berada di jalur untuk penurunan bulanan terbesar sejak November 2016.
Dikutip dari CNBC, Sabtu (30/11/2019), harga emas di pasar spot naik 0,1 persen lebih tinggi menjadi USD 1.460,08 per ounce. Hal tersebut setelah berkurang sekitar 3,5 persen pada bulan ini.
from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com kalo berita nya kurang lengkap buka aja link yang ada di samping buat lanjutin baca berita nya https://ift.tt/2R7t3UI